Cara mengetahui Panjang Tarikan/Draw Length Busur


1. Panjang tarikan hasil itung2an (calculated draw length)

cara mengitungnya: Bentangkan tangan, telapak tangan dibuka maksimal dan menghadap depan. beri tanda ujung dengan ujungnya, dengan satuan ukur dalam inch. Hasil ukurnya bagi 2,5. Bulatkan ke setengah inch terdekat.

Hasil gambar untuk how draw weight bow
sumber : https://hunthacks.com/set-draw-weight-compound-bow/

Contoh:
Panjang rentang tangan saya 172 cm = 67,7 inch.
67,7 inch : 2,5 = 27,08 inch. Dibulatkan ke 0,5 inch terdekat = 27 inch.

Dari hasil perhitungan ini kita udah bisa pilih ukuran bow ideal buat kita pake (olympic style recurve bow, standard bow juga sama):

14″ sampe 16″ = 48″
17″ sampe 20″ = 54″
20″ sampe 22″ = 58″
22″ sampe 24″ = 62″
24″ sampe 26″ = 64″ atau 66″
26″ sampe 28″ = 66″ atau 68″
28″ sampe 30″ = 68″ atau 70″
31″ keatas = 70″ atau 72″
*keterangan: angka di sebelah kiri adalah angka hasil perhitungan diatas, angka sebelah kanan adalah panjang busur yang dibutuhkan.

Hasil gambar untuk how draw weight bow
sumber:https://www.lancasterarchery.com/blog/olympic-archery-explained-draw-weight/


Lebih bagus lagi pilih bow berdasarkan panjang tarikan aktual sih (dijelasin dibawah ini), tapi biasanya pemanah nubie actual draw length yang optimalnya belum tercapai, karena narik bownya juga masih kerasa berat atau tekniknya belum bener. Biasanya lama2 actual draw lengthnya nambah. Jadi ya pake calculated draw length juga udah cukup.

Saya sendiri menurut itung2an draw length saya 27 inch, actual draw length waktu awal mulai memanah juga 27 inch. Sekarang setelah terbiasa sama berat tarikan/draw weight busur, actual draw length saya jadi 28 inch.

2. Panjang tarikan aktual/actual draw length (menurut standar AMO/ATA)

Menurut standar AMO (Archery Manufacturers Organization) yang sekarang udah ganti nama jadi ATA (Archery Trade Association), actual draw length adalah:

Jarak saat full draw/anchor, dari cekungan nock (nock grove) ke titik terdalam handle/riser (pivot point) ditambah 1,75 inch.

  Yang namanya cekungan nock 

  Jarak dari nock grove ke pivot point disebut Draw Length Pivot Point (DLPP) DLPP + 1.75 inch = Actual Draw Length

Ngukurnya bisa dilakukan dengan 2 cara. Keduanya pake arrow yang agak panjang. Ya minimal 2 inch lebih panjang lah dari calculated draw length hasil ngitung tadi.

  • Cara pertama, tarik busur sampe anchor dengan teknik yang benar kayak gambar diatas ini. Terus suruh temen nandain arrownya pake spidol 1,75 inch dari pivot point. Pivot point biasanya sejajar sama lubang plunger atau arrow rest. Tapi susah kan kalo harus ngukur2 dulu? Apalagi tangan si Archer udah gemeteran nahan beban, haha… Untungnya busur recurve modern biasanya udah dipermudah, jarak pivot point dan pinggiran riser dibikin pas 1,75 inch. Jadi nandain spidolnya pas di ujung handle/riser aja, Ulangi beberapa kali, cari yang paling konsisten sebelah mana. Karena biasanya suka berubah dikit2.
  • Kalo gak punya temen (kasian banget sih idup sendiri) bisa dilakukan sendiri juga. Cari kertas yang agak tebel atau kardus bekas Indomie, terus tancepin di arrownya sampe 1/3 panjang arrow lah kira2. Tarik busur sampe anchor, biarin si kardus kegeser sama pinggiran riser. Abis itu ukur arrownya dari cekungan nock sampe si kardus tadi. Beti2 lah sama pengukuran cara pertama.

Kalo teknik kita udah konsisten, boleh dipotong tuh arrow supaya enak pake clickernya.

WhatsApp chat